Pilihan Selain Sengon: Kayu Afrika

Kayu afrika tetap genjah meski ditanam di dataran tinggi. Harganya Rp1,2-juta-Rp1,4-juta per m3.

Sebuah industry pengolahan kayu minta pasokan rutin 100 m3 kayu afrika setiap pekan. Harganya pun aduhai, Rp1,4-juta per m3. Namun, Karsa Wardi tak juga memenuhu permintaan itu. Pengepul di Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, bukannya tidak tergiur, tetapi sulit mencari kayu afrika. “Kalau sebanyak itu tidak ada, besok yang bisa saya kirim paling 7 m3,” kata Karsa.

Ia kian kelimpungan mencari pasokan karena kayu afrika menjadi incaran berbagai pihak seperti pabrik kayu, took material, dan industry mebel. Di Kecamatan Cijambe terdapat total 10 pengepul kayu yang rata-rata hanya memasok 5-8 m3 kayu afrika per pekan. Hambatan mereka sama, ketersediaan kayu afrika terbatas. Menurut Afriandi Chandra, manajer pengadaan PT K & I Internasional Indonesia-pabrik pengolah kayu di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat-kebutuhan kayu afrika sangat besar.

Saat ni perusahaan itu hanya mengolah 100-200 m3 per pekan lantaran pasokan langka. “Kalau ada kiriman sampai 5 kali lipat pun kami siap menerima,” kata Afriandi. Senada dengan Afriandi, H Dahlan Toyib (58 tahun), pemilik depot material di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengutarakan hal serupa. ‘Kebutuhan harian bahan material berkisar 10-12 m3, tapi saat kemarau bisa meningkat 2 kali lipat, bahkan lebih,” kata Toyib. Kayu afrika bahan reng atau usuk atau kuda-kuda atap, kaso alias kerangka langit-langit.

Bukan hanya potongan besar yang laku dijual, cabang, ranting, dan kulit kayu pun bisa menjadi rupiah. Kompleks penggergajian berkapasitas 6 m3 per hari milik Karsa sekaligus berfungsi sebagai tempat pembuatan arang berbahan kayu afrika apkir. Sekarung arang berbobot 30-40 kg laku Rp70.000-Rp73.000, sementara kayu bakar dari ranting dan cabang kecil dijual seharga Rp50.000 per m3. Serbuk gergaji pun laku Rp3.000 per karung isi 20 kg. Masyarakat memanfaatkan serbuk gergaji kayu afrika untuk media tanam jamur atau untuk mencetak batu bara. “semua bisa jadi uang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *