Bijak Durian

Selalu ada yang tewas tertimpa durian. Untuk mencegah agar korban tidak terus berjatuhan, harus ditanam pohon durian yang pendek, berbuah lebat, dekat dengan tanah. Itulah tugas utama pembudidaya durian di Asia Tenggara sebagai pemasok durian ke seluruh dunia. Seruan itu dapat Anda temukan kalau masuk ke laman atau situs menyangkut durian.

 

Di Wonosobo, saya mengenal pensiunan petugas perpustakaan yang bisa mengirim ibunya naik haji, berkat sekali panen durian saja. Di Ambon, ada seorang ibu cantik berseri dalam usia 85 tahun berkat senang menyantap buah durian. Penjelasannya sederhana. “Durian bikin cantik karena lemak tidak jenuh tunggal mono unsaturated fatty acid,” kata dokter Hendrawan, seorang kritikus durian. Ditambahkan, “Tanpa kecukupan lemak yang menyehatkan, kulit akan kering. Kulit wajah yang indah itu agak lembap dan bercahaya. Di situ peran durian memposisikan manfaatnya!”

Nah tetang peran durian di bidang ekonomi, lebih banyak contohnya. Kegiatan ekonomi berbasis durian boleh dikata merata di seluruh Sumatera, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Papua, seluruh Jawa, sebagian Bali dan Lombok. Pada musim durian, anak-anak didorong suka makan durian karena menyehatkan dan menambah energi. Maklum, durian mengandung tenbaga, fosfor, dan besi 10 kali lebih banyak daripada pisang. Kadar vitamin B-kompleks dan mineralnya sangat tinggi, seratnya baik untuk pencernaan.

Penjelasannya, diberikan oleh Hanrina Isneningsih dari Yogyakarta. “Secangkir durian mengandung vitamin C yang dapat memenuhi kebutuhan harian sebanyak 80%. Vitamin itu sangat berperan dalam pembentukan kolagen yang menjaga kehalusan dan peremajaan kulit,” katanya. Durian tidak hanya melahirkan penggemar, tapi juga penghindar. Berkhasiat bagi yang sehat dan mudarat bagi penderita hipertensi dan diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *